-->

Feat

PWM Jateng Turba Ke PDM Kota Magelang, Dorong KPI Untuk Menjadi Ukuran Kesehatan Organisasi

Foto : Suasana Turba PWM Jawa Tengah di PDM Kota Magelang

SURYAWARTA.COM-Magelang Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah adakan turba di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang. Kegiatan ini disambut hangat jajaran dari tingkat daerah hingga ranting dan organisasi otonom (ortom). Acara berlangsung dengan lancar di SMK Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Kamis (09/04). 

Dalam sambutannya, Rifqi Muhammad selaku ketua PDM Kota Magelang menyambut baik dengan program turba tersebut. Menurutnya, ini akan menjadi alarm bersama bagi seluruh pimpinan persyarikatan disetiap tingkatan. Dengan adanya turba ini bisa melihat ukuran capaian sebagai bagian dari evaluasi. 

"Semoga kegiatan ini menjadi semangat bersama. Saling mengingatkan masing-masing pimpinan. Capaian apa yang sudah terlaksana dari setiap rencana", harapnya. 

Jumari selaku PWM Jawa Tengah yang hadir menekankan bahwa turba ini menjadi bagian kontrol key performance indikator (KPI) program. Jangan sampai bermuhammadiyah itu hanya mengalir. Dari pada tidak bermuhammadiyah. Padahal Muhammadiyah itu besar. 
" Modal utama bermuhammadiyah itu harus punya ketulusan. Karena saat ini bermuhammadiyah itu ujiannya adalah ujian yang menyenangkan. Terlalu nyaman menikmati aset. Ini yang harus kita ingatkan ", ucapnya. 

Pria kelahiran Magelang ini juga mengingatkan bahwa bermuhammadiyah itu harus profesional. Mengikuti perkembangan zaman. Maka database dan KPI menjadi penting. 

" Bermuhammadiyah juga menggunakan adab. Karena ketiadaan adab akan menggugurkan amal.  Maka Unit Pembantu Pimpinan (UPP) dan sekolah harus sadar diri. Sebesar apa pun, PDM itu yang harus ditaati", tegas Jumari. 

Acara dilanjutkan untuk check list KPI dan sharing kendala dilingkungan Muhammadiyah Kota Magelang. Dengan adanya kegiatan ini, nantinya program kerja dan perkembangan Muhammadiyah di Kota Magelang dapat terencana dan terukur. Hal ini seperti tagline Muhammadiyah Jawa Tengah "Maju Profesional Modern (MPM) ".

Ikhwanushofa selalu kepala kantor PWM Jawa Tengah menjelaskan bahwa tagline MPM bukan sekedar ukuran kerja, namun mewujudkan suasana bermuhammadiyah yang penuh keberkahan. 

" Ini langkah Muhammadiyah Jawa Tengah agar para eksekutif kantor Muhammadiyah terus profesional. Dari pusat hingga cabang", ulasnya.

Kontribusi : Fury Fariansyah

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "PWM Jateng Turba Ke PDM Kota Magelang, Dorong KPI Untuk Menjadi Ukuran Kesehatan Organisasi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel