Skip to main content

Kursi Untuk Anak Panti Dari Lazismu

Foto : Penyerahan simbolis bantuan 5 set meja kursi belajar dari Lazismu Kota Magelang kepada pengurus PAYM Kaliangkrik
SURYAWARTA.COM-Magelang Dilereng gunung sumbing inilah para pejuang umat mengabdi. Melayani mereka yang tinggal di panti dengan segudang mimpi mereka. Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah (PAYM) Kaliangkrik merupakan salah satu Amal Usaha Muhammadiyah yang membesarkan mimpi para anak yatim maupun piatu.

Sudah menjadi fitrahnya, bahwa kelahiran Muhammadiyah menjadi sebuah budaya filantropi. Gerakan sosial yang tanpa henti terus mengasah rasa peduli. Beberapa waktu lalu, salah satu pengurus telah mengumumkan bahwa panti sedang membutuhkan meja kursi. Katanya, ada gedung baru yang memang belum ada meja kursi. Sehingga pengurus berinisiasi untuk mencarikan donatur agar nantinya bisa digunakan maksimal oleh anak-anak panti.

Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang pun menangkap peluang amal baik. Mencoba ikut menawarkan kepada para donatur via online. Tak disangka, ada muhsinin yang menghubungi Lazismu dan mau ikut membantu.

Abdul Qodir selaku eksekutif Lazismu pun akhirnya merespon muhsinin. Bergerak cepat dan mengeksekusi.

"Kami eksekusi dengan pesankan 5 set meja kursi", kata abdur saat ditemui redaksi suryawarta.com.

Abdul mengatakan, setelah 2 minggu dibuat akhirnya kursi diantar ke PAYM Kaliangkrik. Kursi diterima langsung oleh pengurus.

Ujar abdul, ini bukti bahwa Lazismu telah menjadi lembaga zakat yang semakin dipercaya oleh para muzakki.

"Terimakasih kepada para muzakki yang terus percaya kepada Lazismu sehingga mengamanahkan zakat infaq dan shodaqohnya melalui Lazismu", tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ust. Soleh selaku PCM Kaliangkrik menerima dengan baik dan menerima langsung meja kursi dari Lazismu atas amanah Muzakki.(mgl/fur)

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…