-->

Feat

Safari Jum'at Lazismu di Ranting Muhammadiyah Rejowinangun Utara, Gerakkan nyawa Akar Rumput Muhammadiyah

Foto : Pose pembagian telur setelah kajian bersama Gus Zuhron

SURYAWARTA.COM-Magelang Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang kembali melaksanakan safari jum'at bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Rejowinangun Utara. Kegiatan ini menjadi ruang kebaikan untuk menjariyahkan setiap amal kebaikan atas amanah harta yang ditunaikan oleh para muzakki. Sebagaimana tagline Lazismu Kota Magelang tahun ini, memajukan kolaborasi kebaikan, kegiatan ini menggandeng Poliklinik Ahmad Dahlan sebagai bagian dari Amal. usaha Muhammadiyah (AUM) bidang kesehatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang. 

Diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan ini menyasar jamaah masjid Taufiqnya Huda sebagai basis dakwah PRM Rejowinangun Utara. Para jamaah mendapatkan layanan cek kolesterol, asam urat, gula darah dan konsultasi kesehatan. 

Selanjutnya, para jamaah mengikuti kajian yang diisi oleh wakil ketua PDM Kota Magelang, Ust. Zuhron Arofi. Dalam kajiannya, ia menyampaikan kepada jamaah tentang 4 jenis manusia yang ada dimuka bumi. 

"Ada 4 jenis manusia dimuka bumi ini berdasarkan ilmu dan harta. Manusia yang diberi harta dan ilmu, manusia yang memiliki tanpa ilmu tanpa harta, manusia yang memiliki harta tanpa ilmu dan manusia yang tidak memiliki harta dan tidak memiliki ilmu", katanya. 

Dirinya menekankan bahwa orang yang memiliki harta dan ilmu, akan menggunakan harganya atas ilmunya. Sehingga harta yang manusia miliki akan untuk memenuhi hak Allah. 

"Sedangkan, orang yang tidak punya harta, tetapi ia punya ilmu maka akan berkata, andaikan saya punya harta, maka akan saya gunakan harta itu seperti mereka. Dan pahalanya sama seperti orang yang punya harta dan ilmu", tambah pria yang akrab disapa Gus Zuhron. 

Selanjutnya, orang yang punya harta, tetapi tidak punya ilmu, maka ia akan menggunakan hartanya untuk keinginannya dan tidak tahu hak Allah atas hartanya. 

"Yang lebih celaka, orang yang tidak punya harta dan tidak punya ilmu. Melihat orang yang ketiga, ia akan mengatakan seandainya saya seperti mereka, maka saya akan melakukan seperti orang tersebut. Ia tidak melakukannya, tetapi dosanya sama", tuturnya. 

Dalam kesempatan ini, hadir Badan Pengurus (BP) Lazismu, Putu Rocky. Dirinya menegaskan bahwa keberadaan Lazismu menjadi bagian dari amanah Muhammadiyah dalam mengelola zakat, infaq dan Shodaqoh (ZIS). Maka,  Lazismu harus hadir sebagai tangan panjang dakwah persyarikatan. Dan harus tepat sasaran dalam pentasyarufan serta transparan dalam pengelolaan. 

"Safari jum'at merupakan bagian dari pilar dakwah Lazismu. Maka kegiatan ini menjadi bagian dari supporting dalam menghidupkan ruh Muhammadiyah di tingkat akar rumput dan ranting", ulasnya. 

Kehadiran Lazismu disambut bahagia oleh ranting dan jamaah. Seperti yang disampaikan oleh Sukwandi, PRM Rejowinangun Utara. 

"Lazismu sudah cukup aktif dalam berkolaborasi dengan kami. Semoga giat-giat seperti ini dapat menopang dakwah PRM dan menjadi wajah Muhammadiyah dan Aisyiyah yang menggembirakan. Kami selalu menunggu Lazismu dalam kegiatan-kegiatan dakwah nyata seperti ini", ujar Sukwandi dalam sambutannya.

Acara ditutup dengan pembagian telur ayam gratis sebanyak 10 butir sebagai bagian dari syiar "Safari Jum'at" dan menjadi pemikat jamaah untuk semangat dalam kajian rutin yang dilaksanakan oleh PRM.

Kontributor : Fury Fariansyah


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Safari Jum'at Lazismu di Ranting Muhammadiyah Rejowinangun Utara, Gerakkan nyawa Akar Rumput Muhammadiyah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel