Dari Lazismu Kota Magelang, Mimpi Pak Joko Punya Kamar Mandi Terwujud
Foto : Suasana pentasyarufan secara simbolis di rumah bapak Joko oleh Lazismu Kota Magelang
SURYAWARTA.COM-Magelang Sekitar 2 bulan lalu. Bu Umi, perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga ini datang ke Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang. Menceritakan bahwa ia awalnya tinggal di rumah kontrakan yang berlokasi di Perum Depkes Kota Magelang. Namun, suaminya sudah tidak bisa bekerja lagi seperti dulu. Namanya pak Joko. Sekarang sakit saraf. Ia tak lagi mampu membayar kontrakan. Terpaksa membangun rumah seadanya di tanah yang dibeli oleh anaknya beberapa waktu lalu. Tanahnya ada diantara kebun yang belum ada akses jalan. Namun, kondisi memaksa untuk membangun dari bambu seadanya.
Dari cerita itu, ia mengisi formulir pengajuan di kantor Lazismu Kota Magelang. Selanjutnya disurvei oleh amil. Dari data yang dihimpun, memang layak. Ia tinggal tanpa listrik, meskipun saat ini sudah ada listrik atas bantuan dermawan. Begitulah cerita singkat sehingga Lazismu Kota Magelang mentasyarufkan program "Benah Rumah" dalam bentuk pembuatan kamar mandi.
Kehadiran Lazismu Kota Magelang menjadi angin segar. Mimpi memiliki kamar mandi yang layak akhirnya terwujud. Selama 10 hari, kamar mandi itu diselesaikan oleh tukang. Diresmikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang dan dihadiri oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Magelang. Hadir juga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Magelang Utara dan juga Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Magelang Utara.
"Saya tidak bisa bilang apa-apa. Hanya bisa mengucapkan terimakasih. Ini sudah cukup bagi kami yang tinggal berdua bersama suami", ucap Umi saat penyerahan simbolis beberapa waktu lalu.
Umi juga menyampaikan rasa syukurnya sehingga punya kamar mandi yang layak. Sekarang ia bisa menggunakan kamar mandi yang tidak lagi khawatir. Pasalnya dulu hanya ada kamar mandi seadanya dari banner bekas.
"Terimakasih kepada Lazismu Kota Magelang yang sudah mewujudkan impian lama saya. Selama ini saya dan suami membuat kamar mandi seadanya. Semoga Lazismu Kota Magelang semakin bermanfaat untuk orang yang membutuhkan seperti saya ini", terangnya penuh haru.
Ketua Lazismu Kota Magelang, Nugroho Adibroto saat hadir dalam penyerahan simbolis ini menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pilar kemanusiaan. Kamar mandi merupakan kebutuhan pokok dalam keluarga. Semoga dengan bantuan ini, keluarga bapak Joko dan Bu Umi dapat memanfaatkan dengan baik.
"Dalam program ini kita mentasyarufkan senilai 6 juta. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi amal jariyyah para muzakki yang sudah mempercayakan zakatnya melalui Lazismu Kota Magelang", jelasnya kepada wartawan.
Hadir bendahara PDM Kota Magelang, Andi Triyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini menjadi wujud bahwa komitmen Muhammadiyah tidak hanya fokus dalam dakwah bil lisan (ceramah). Namun, melalui Lazismu Kota Magelang dapat mewujudkan filantropi dalam aksi nyata.
" Kehadiran Lazismu sudah selayaknya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan. Lazismu tidak hanya menghimpun zakat, tetapi harus mampu mentasyarufkan secara tepat sasaran melalui asnaf yang sesuai syari'ah", tambahnya.
Pria yang juga dosen Unimma ini juga berharap agar Lazismu terus hadir untuk menyelesaikan urusan-urusan umat. Karena banyak saudara kita yang harus dibantu.
"Saya kira Lazismu sudah on the track. Tetap amanah dan semakin berjaya", pungkasnya.
Kontributor : Fury Fariansyah

0 Response to "Dari Lazismu Kota Magelang, Mimpi Pak Joko Punya Kamar Mandi Terwujud"
Post a Comment