-->

Feat

Berburu Inovasi, PCM Mergangsan Study Tiru Di SMP Mutual Kota Magelang

Foto : Kepala SMP Mutual Kota Magelang, Ahmad Haryanto, M. Pd saat menyambut tamu study tiru dari PCM Mergangsan Yogyakarta

SURYAWARTA.COM-Magelang Pagi itu langkah para pejuang Muhammadiyah di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mergangsan Yogyakarta hadir di SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang. Para guru baris menyambut dengan senyum sapaan hangat. Mereka saling berjabat tangan dan mulai memasuki kampus SMP Mutual dengan pandangan mengamati gedung dan suasana sekolah. 

Sebanyak 50 peserta yang hadir. Diantaranya ada dari unsur kepala SMP/MTs, pengurus Panti Asuhan dan juga pengurus Aisyiyah. Suharso selaku sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari refreshing pengurus. Setiap tahun ada acara study tiru dan sharing agar tidak terjadi stagnan dalam berfikir. 

"Kita memilih acara ini di Magelang karena ada destinasi wisata yang banyak. Dan akhirnya, kita ketemu sekolah unggulan di Magelang, SMP Mutual", ucapnya dalam sambutan. 

Dirinya juga menyampaikan bahwa inovasi tidak boleh berhenti. Meskipun PDM Yogyakarta punya sekolah SAPEN yang indennya sudah sampai ditahun 2032, namun berburu inovasi itu seperti menyiram tanaman yang akan tumbuh. 

"Maka kami di SMP Mutual ini akan sharing. Semoga dapat oleh-oleh inovasi yang dapat menjadi pupuk-pupuk para kepala sekolah yang kami ajak hari ini", lanjutnya. 

Acara berlangsung di aula SMP Mutual selama 2 jam. Mereka saling sharing dan tanya jawab. 

Ahmad Haryanto selaku kepala SMP Mutual Kota Magelang menyampaikan bahwa ada 3 unggulan yang menjadi saya tawar di SMP Mutual. Ada program Fullday, Boarding dan Kelas Internasional. Masing-masing angkatan ada 7 rombel. 

"Alhamdulillah, kita ada 21 kelas. Semoga kepercayaan masyarakat ini terus kami imbangi dengan layanan dan kualitas", ujarnya. 

Dalam kesempatan ini, mereka saling bertanya. Seperti pertanyaan dari salah satu kepala sekolah Mts Mergangsan. Menurutnya, saat datang di SMP Mutual pertama kali yang ia lihat adalah lantai bersih. Alas kaki dilepas. 

"Kok bisa, caranya bagaimana?", ulasnya.

Selain itu, dari pihak SMP Mutual juga melemparkan pertanyaan balik. Melihat laporan dari ketua rombongan PCM Mergangsan, kebanyakan pengurus organisasi otonom (Ortom) adalah guru Amal Usaha Muhammadiyah. Bagaimana sistem kaderisasi yang dilakukan oleh PDM Yogyakarta? 

Acara dilanjutkan ramah tamah di PDM Kota Magelang. Karena rombongan tidak hanya dari unsur sekolah SMP, sebagaian lainnyan study tiru di SD Mutual Kota Magelang, Panti Asuhan dan Lazismu. 

Dalam sambutannya, Salamun selaku sekretaris PDM Kota Magelang menyampaikan bahwa yang beda dari PDM lainnya di PDM Kota adalah manajemen pengelolaan keuangan yang centralisasi. Keuangan terpusat di PDM dan pengembangan sekolah berbasis kinerja. 

"Kami ada 7 AUM pendidikan, ada 8 TK Aisyiyah. Alhamdulillah, sekarang Aisyiyah dan Muhammadiyah sudah berkolaborasi untuk mengembangkan Amal Usaha Aisyiyah, seperti TK. Gak ada guru TK yang gurunya gajinya dibawah 1 juta. Namun, harus siap berinovasi sehingga menjadi marketing berjalan", pungkasnya.

Kontributor : Fury Fariansyah


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Berburu Inovasi, PCM Mergangsan Study Tiru Di SMP Mutual Kota Magelang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel