-->

Feat

Studi Tiru Di SMP Mutual, SMP Muliya Belajar Kelas ICP dan Kelas Boarding

Foto : Suasana studi tiru dari SMP Muliya Jepara ke SMP Mutual Kota Magelang

SURYAWARTA.COM-Magelang Suasana Aula SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang tampak berbeda. Sejumlah guru, karyawan, dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalinyamatan Jepara hadir membawa satu tujuan, belajar dan bertukar pengalaman.

Sebanyak 17 peserta dari SMP Muhammadiyah 5 Kalinyamatan (Muliya) Jepara berkunjung ke SMP Mutual dalam agenda studi tiru. Pertemuan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman, khususnya mengenai pengembangan International Class Program (ICP), sekaligus manajemen sekolah.

Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat. Diskusi tidak sekadar berjalan satu arah, tetapi berkembang menjadi percakapan antar pengelola sekolah yang sama-sama ingin menemukan praktik baik untuk dikembangkan di lingkungan masing-masing.

Kepala SMP Mutual, Ahmad Haryanto, menyambut baik kedatangan rombongan dari Jepara. Menurutnya, studi tiru bukan semata-mata kesempatan bagi sekolah lain untuk belajar dari SMP Mutual, melainkan juga momentum bagi pihaknya untuk kembali membuka diri terhadap pengalaman dan praktik baik dari sekolah lain.

“Meski tujuannya studi tiru di SMP Mutual, kami tetap merasa harus belajar. Kami juga bisa belajar dari SMP Muliya Jepara. Pada prinsipnya, jika ada hal baik dari siapa pun, bisa kita adopsi sebagai bagian dari inspirasi,” ujar Ahmad.

Bagi SMP Muliya Jepara, kunjungan tersebut berkaitan erat dengan rencana pengembangan sekolah. 

Kepala SMP Muliya Jepara, Andika Fajri, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan penerapan kelas International Class Program (ICP).

SMP Mutual menjadi salah satu rujukan karena telah lebih dahulu mengimplementasikan program tersebut. Pengalaman itu dinilai relevan untuk menjadi bahan pembelajaran sebelum ICP dikembangkan di SMP Muliya Jepara. 

“Selain ICP, kami juga belajar tentang manajemen. Melihat perkembangan SMP Mutual yang terus meningkat, kami ingin belajar dari pengalaman yang sudah dilakukan,” kata Andika.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, SMP Mutual menghadirkan sejumlah wakil kepala sekolah yang membidangi aspek sesuai dengan tujuan kunjungan. Di antaranya wakil kepala sekolah bidang talenta, bidang kurikulum, serta bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Sharing session menjadi pembuka kegiatan. Dari sesi tersebut, diskusi kemudian berlanjut bersama masing-masing wakil kepala sekolah. Para peserta mendapat kesempatan menggali pengalaman secara lebih spesifik, mulai dari pengelolaan program hingga strategi pengembangan sekolah.

Bagi Ketua PCM Kalinyamatan Jepara, Suwondo, SMP Mutual menjadi tempat yang sesuai untuk belajar. Ia menilai arah pengembangan SMP Muliya Jepara memiliki corak yang sejalan dengan pengalaman yang telah dilalui SMP Mutual.

Karena itu, ia mendorong para guru dan karyawan yang mengikuti kunjungan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Silakan para guru dan karyawan mengambil banyak ilmu di sini, mumpung bertemu dengan SMP Mutual,” ujar Suwondo.

Pertemuan di Aula SMP Mutual itu pada akhirnya bukan hanya tentang melihat dan meniru apa yang telah dilakukan sekolah lain. Lebih dari itu, studi tiru menjadi ruang untuk saling membuka pengalaman, menemukan inspirasi, dan membawa pulang gagasan yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

Kontributor : Fury Fariansyah


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Studi Tiru Di SMP Mutual, SMP Muliya Belajar Kelas ICP dan Kelas Boarding"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel