Respon Kekeringan dan Bencana Karhutla, SMP Mutual Inisiatif Gelar Shalat Istisqo dan Kumpulkan Donasi Sebagai Wujud Empati
Foto : Perwakilan IPM SMP Mutual bersama kepala sekolah dalam menyerahkan donasi untuk respon karhutla melalui Lazismu Kota Magelang
SURYAWARTA.COM-MAGELANG SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang mengelar shalat Istisqo (meminta turun hujan) atas keadaan kekeringan dan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diwilayah Kalimantan. Kegiatan ini diikuti ratusan siswa dan guru karyawan yang dilaksanakan di halaman sekolah, Jum'at (16/10).
Diawali dengan edukasi tatacara shalat istisqo, para siswa sangat antusias karena bisa jadi ini menjadi pengalaman pertama mereka. Selanjutnya shalat dilaksanakan dan dilanjut dengan penggalangan donasi untuk respon bencana karhutla yang sampai hari ini semakin parah.
Ahmad Haryanto selaku kepala SMP Mutual Kota Magelang menyampaikan bahwa beberapa bulan SMP Mutual terdampak atas kemarau saat ini. Debit air PDAM yang kecil, dengan jumlah siswa ratusan maka air kadang tersendat.
“Kita sudah berusaha dengan meminta droping air dari PDAM melalui mobil tankinya. Kemarin juga sempat dibantu air bersih oleh Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang”, ujarnya.
Selain kondisi kemarau, shalat istisqo’ ini juga merespon adanya instruksi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam penanganan bencana karhutla. Sehingga anak-anak dan guru karyawan kita gerakkan untuk berdonasi yang nantinya akan diserahkan melalu Lembaga Zakat Infaq Shadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang.
“Ini menjadi ruang penguatan karakter siswa sehingga mampu mengasah rasa empati dan peduli disaat sauadara kita membutuhkan. Empati itu harus diasah, bukan karakter instan. Sehingga ini menjadi momen untuk penguatan diri siswa”, tegasnya.
Menurut Ahmad, melalui praktik langsung ini, proses pembelajaran agama menjadi jauh lebih kontekstual karena bersinggungan erat dengan persoalan alam yang tengah dihadapi masyarakat. Di samping memanjatkan doa meminta hujan, para siswa dan guru juga dapat menyisihkan uang saku mereka untuk membantu masyarakat di luar pulau yang tengah terkepung kabut asap karhutla senilai Rp. 8. 521. 500,-.
Sementara itu, Danish, siswa kelas VIII SMP Mutual mengaku sedih melihat penderitaan warga di daerah terdampak karhutla yang kesulitan bernapas dan kehilangan tempat tinggal.
"Saya berharap penggalangan dana ini bisa membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran di sana," tutur Danish.
Kontributor : Fury Fariansyah

0 Response to "Respon Kekeringan dan Bencana Karhutla, SMP Mutual Inisiatif Gelar Shalat Istisqo dan Kumpulkan Donasi Sebagai Wujud Empati"
Post a Comment