1440 Lentera Hiasi Malam Satu Muharam di Kabupaten Magelang

                  

            Ada yang berbeda di sepanjang jalan Soekarno Hatta Sawitan Kota Mungkid Kabupaten Magelang pada malam tahun baru Islam tadi malam (10/9). Sebanyak 1440 Lentera atau sentir (Lampu Minyak), dekorasi ligthing, tiga panggung besar, ribuan pernerbang rebana, 1000 anak yatim piatu dan ribuan jamaah memadati sepanjang jalan. Hal ini dalam rangka Memperingati 1 Muharam 1440 H oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang. Melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang digelar pengajian akbar dan santunan anak yatim piatu.

              Kepala Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Mad Sabitul Wafa, menjelaskan bahwa, kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan utama, yakni yang pertama adalah santunan kepada 1000 anak yatim piatu, yang kedua adalah pengajian akbar dalam rangka menyongsong tahun baru islam, dan yang ketiga adalah hadrah rebana klasik secara serentak. “Para penerbang yang jumlahnya ribuan dari 124 kelompok rebana perwakilan kecamatan dikomando oleh Bupati Magelang untuk bersholawat secara bersama dengan nada yang sama juga,” katanya.

               “Saya juga berpesan kepada masyarakat di Kabupaten Magelang, bagaimana masyarakat harus turut peduli kepada anak-anak yatim piatu dan memiliki rasa empati kepada sesama, serta rasa memiliki Kabupaten Magelang agar tetap terawat dan terjaga dengan baik,” imbuhnya.

Sebanyak 1000 anak yatim piatu sebagai Kabupaten Magelang, melalui perwakilannya naik ke panggung utama untuk menerima santunan dari Pemkab Magelang. “Melalui momentum ini kita mengharapkan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat untuk terus kita jaga, dan mengambil hikmah besar dari lahirnya tahun baru islam ini,” ungkap Bupati Magelang Zaenal Arifin,SiP dalam sambutannya.

                 Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, Zeanal Arifin sangat berharap tidak ada lagi anak-anak yatim piatu kita yang terlantar.

“Maka saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Magelang untuk memulai ini menjadi langkah yang baik, bagaimana kita untuk memuliakan sesama kita, terutama anak-anak yatim piatu,” imbuhnya.
Bupati Magelang juga mengapresiasi konsep perayaan Tahun Baru Islam kali ini di Kabupaten Magelang.
             “Kedatangan jamaah disambut dengan indahnya 1440 sentir atau lentera yang ditata di sepanjang jalan oleh panitia dan ada yang membentuk huruf ‘1 Muharam 1440 H’, kedepan agenda ini menjadi kegiatan rutin tahunan Pemkab Magelang melalui Kemenag Kabupaten Magelang,” pungkasnya. (bsn) (Sumber : Borobudur News.com)

No comments:

Post a Comment

Gunakan LMS, Siswa SMP Mutual Punya Akun Masing-Masing Dalam Pembelajaran Era Pandemi

  SURYAWARTA.COM- Magelang Sampai saat ini, kejelasan untuk masuk sekolah belum pasti. Bukan soal kesiapan atau keberanian, namun kondisi i...