KENALKAN WARISAN BUDAYA, SISWA DIAJARI MEMBATIK BERSAMA

Guru seni mengajari siswa membatik


MAGELANG. Ada susasana yang berbeda di SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang pada hari rabu, (05/11/18). Siswa siswinya melalui pelajaran seni budaya diajak untuk belajar guna memperkenalkan kekayaan seni Indonesia yaitu batik. Batik merupakan warisan kekayaan budaya Indonesia yang harus dikenalkan sejak dini.
            Berbekal kain katun putih, canting dan cairan pewarna, para siswa dengan antusias mengikuti pelajaran cara membatik termasuk membuat motif batik tulis tradisional sesuai imajinasi masing-masing siswa.
            Seventina selaku guru seni dan budaya mengatakan bahwa pelatihan membatik tersebut sengaja digelar guna memantik para siswa untuk cinta terhadap warisan kekayaan budaya yang semakin hari semakin ditinggalkan oleh kaum muda. Maka dengan pelatihan membatik ini diharapkan mampu merangsang siswa untuk melestarikan dan mencintai batik sebagai budaya bangsa.
            “Dunia fashion saat ini berkembang sedemikian rupa sejalan dengan era modern dan globalisasi. Maka para siswa kita harapkan bangga dan lebih mencintai produk batik sebagai budaya bangsa”, jelas Seventina.
Para siswa SMP Mutual serius membatik

            Selain itu, Wasiun selaku kepala SMP Mutual mengapresiasi kegiatan membatik yang dilaksanakan para siswa SMP Mutual Kota Magelang. Dengan kegiatan tersebut, siswa akan mendapatkan pengalaman baru dan menjiwai bagaimana menjadi seorang pembatik.
            “Kami merasa senang dengan kegiatan membatik bersama ini. Ternyata membatik bukan hal yang mudah karena kita butuh waktu yan cukup lama untuk mendapatkan hasil yang baik. Sehingga kami bisa merasakan pengalaman membatik dan lebih mencintai warisan budaya Indonesia yaitu batik”, Kata Nabil siswa kelas VII.(Kon : FF)

No comments:

Post a Comment

Gunakan LMS, Siswa SMP Mutual Punya Akun Masing-Masing Dalam Pembelajaran Era Pandemi

  SURYAWARTA.COM- Magelang Sampai saat ini, kejelasan untuk masuk sekolah belum pasti. Bukan soal kesiapan atau keberanian, namun kondisi i...