Skip to main content

Perkuat Kompetensi Amil : Lazismu Kota Magelang Berpartisipasi Dalam Wokshop Capacity Building


 
Dodok Sartono (Ketua Lazismu Jateng) memberikan materi managemen Lazismu kepada pengurus Lazismu Se-Jateng

SURYAWARTA.COM - MAGELANG Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) merupakan Lembaga Zakat Nasional yang terstruktur jaringannya dari tingkat pusat hingga daerah. Keberadaannya yang terus melayani umat sudah tidak lagi diragukan legalitasnya. Oleh karena itu, dalam meningkatkan dan memaksimalkan pengumpulan dana zakat serta memberikan peningkatan kwalitas pelayanan dimasing-masing daerah, Lazismu Jawa Tengah mengadakan kegiatan Workshop Capacity Building yang diikuti oleh unsur eksekutif dan badan pengurus Lazismu Se-Jawa Tengah selama 2 hari di Hotel New Metro, Sabtu-Ahad (12-13/10).

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Tafsir. Dalam sambutannya, Tafsir mengatakan bahwa Lazismu yang merupakan pengumpul dana umat dalam zakat infaq dan sodaqoh, harus selalu amanah dan kredibel dalam segala hal.

Dodok Sartono selaku Ketua Lazismu Jawa Tengah mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini agar para pengurus Lazismu dan staff amil dimasing-masing daerah tetap semangat serta lebih percaya diri menjadi pengelola zakat.

“Menjadi pengurus Lazismu atau amil harus percaya diri. Branding diri kita dan lembaga kita agar masyarakat semakin percaya dan terlebih adalah setiap amil harus paham tentang fiqh zakat”, katanya saat berbicara dihadapan puluhan badan pengurus Lazismu.
Ari Anshori (Direktur Program Lazismu Jateng) memberikan motivasi
Dalam kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan beberapa materi diantaranya tentang audit keuangan yang akan memberikan image kepercayaan masyarakat, fiqh zakat, perubahan mindset tentang pengelola zakat, serta menejemen dapur lembaga zakat yang professional.

Santi selaku staff keuangan Lazismu Kota Magelang merasa bersyukur dapat berjumpa dengan staff eksekutif Lazismu Se Jawa Tengah tersebut. Menurutnya, moment tersebut menjadi ajang sharing dalam pengelolaan dan menejemen membesarkan Lazismu.

“Bertemu bersama amil Lazismu Se Jateng bukan hanya soal hadir, namun ada banyak hal yang bisa digali dan menjadi ilmu baru yang belum pernah saya dapatkan”, katanya.

Andi Triyanto selaku Ketua Lazismu Kota Magelang berharap bahwa setelah dari kegiatan tersebut para amil mampu menelorkan ide-ide cerdas yang tentu memberikan kemajuan Lazismu Kota Magelang.

“ada dua amil dan satu badan pengurus yang kami kirim untuk mengikuti kegiatan tersebut. Diharapkan setelah acara tersebut dapat membawa energy positif dan nuansa baru yang berbudaya mutu sehingga Lazismu Kota Magelang terus dalam kemajuan”, tuturnya.

Lebih lanjut, Andi berharap amil Lazismu Kota Magelang harus lebih kreatif untuk menyentuh hati para muzakki agar memberikan edukasi zakat yang menggembirakan.(Mgl/Fury)

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…