Skip to main content

SMK Muhammadiyah Kota Magelang Umumkan Kelulusan Secara Virtual

Foto : Atiningsih, S. Pd selaku kepala sekolah saat memberikan sambutan secara virtual diruang kepala sekolah
SURYAWARTA.COM-Magelang Sabtu (02/05), menjadi momen bersejarah bagi lembaga pendidikan dan para siswa kelas XII dijenjang SMK/SMA, termasuk SMk Muhammadiyah Kota Magelang. Mengapa tidak, hari itu selain peringatan Hari Pendidikan Nasional, juga sejarah kelulusan siswa yang diumumkan dengan berbasis online. Semua itu karena bukan apa-apa, namun karena memang protokol pemerintah ditengah pandemi Covid-19.

Atiningsih, S. Pd selaku kepala sekolah mengatakan bahwa pengumuman kelulusan tahun ini cukup haru. Mengapa, karena tak ada ceremonial perpisahan dan wisuda purna siswa. Sesuai himbauan pemerintah, maka model pengumuman saat ini berbentuk virtual.

"Cukup haru, karena suasana beda. Biasanya bertatapan langsung, saya hanya bisa live streaming memberikan sambutan dan ucapan selamat", ujarnya.

Lebih lanjut, dalam pidato virtualnya, perempuan yang akrab disapa Atin ini menyampaikan selamat kepada para siswa kelas XII yang saat ini lulus. Menurutnya, lulusan kali ini sangat istimewa, mengapa? Karena Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dibatalkan secara mendadak atas dampak pandemi Covid-19.

"Meskipun demikian, setidaknya menjadi cermin bersama bahwa anak-anak menjadi belajar berbasis online dan guru harus respon dengan kondisi zaman yang seperti ini", ucapnya. 

Nunik Listiyaningrum selaku Wakil Kepala Bidang Kurikulum mengatakan bahwa tahun ini ada 125 siawa yang lulus dari SMK Muhammadiyah Kota Magelang. Menurutnya, karena tidak ada UNBK maka dasar kelulusan menggunakan raport semester 1-6 dan ujian sekolah yang juga dilaksanakan secara online.

"Alhamdulillah, anak-anak lulis 100% dengan penilaian sesui pos ujian sekolah", terangnya saat dihubungi redaksi suryawarta.com.

Salah satu walikelas XII yang akrab disapa Fifi menjelaskan bahwa ditengah pandemi Covid-19 ini rasanya ada yang hilang dalam moment kelulusan siswa tahun ini.

"Meskipun kita bisa melakukan secara virtual, namun olah rasa, jiwa, dan hati tak bisa menyatu dalam moment di akhir kelulusan mereka", tandasnya.

Kontributor : Fury Fariansyah

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…