-->

Feat

Demokrasi Akar Rumput Muhammadiyah Harus Terkonsolidasikan

Foto : Ir. Tjatur Sapto Edy, M.T saat mengisi Kajian Ideopolitor di PDM Kota Magelang

SURYAWARTA.COM-Magelang Tahun politik semakin dekat. Muhammadiyah selaku organisasi besar selalu memposisikan diri untuk netral. Namun, secara personal, Muhammadiyah memberikan ruang untuk para kader Muhammadiyah. Demikian kata Prof. Rifqi Muhammad, Ph. D selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang dalam sambutan kegiatan Ideopolitor (Ideologi Politik dan Organisasi), Kamis, (30/11/23). 

"Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah juga sudah memberikan ruang terbuka untuk seluruh kader masuk dimana saja. Kita disini tentu memberikan ruang terbuka untuk seluruh partai masuk ke Muhammadiyah, namun tidak mungkin Muhammadiyah yang pro aktif. Kalau ada yang mau uji publik dengan warga Muhammadiyah, kami terbuka", paparnya.

Kegiatan yang digagas oleh Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) dan Lembaga Hikmah Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang ini diisi oleh tokoh politik nasional Ir. Tjatur Sapto Edy, M.T. yang juga pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sejak tahun 2004-2019.

Dirinya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Muhammadiyah ini.  Menurutnya, wawasan kebangsaan dan politik warga Muhammadiyah perlu didorong. Muhammadiyah sebagai organisasi besar tidak boleh tutup mata dengan kondisi bangsa.

Foto : Salah satu peserta, H. Saseno, M. Kes (Ketua MPKU) saat bertanya

"Negara ini hanya butuh tanda tangan untuk menentukan nasib bangsa. Kalau senayan hanya diisi oleh orang yang tidak bermutu, maka negara akan rusak. Dan ini Muhammadiyah harus ikut memikirkan serta bertanggungjawab", terangnya.

Dijelaskan kembali, bahwa Muhammadiyah wajib uji publik kepada para caleg sehingga integritas mereka menjadi kepantasan untuk dipilih.

"Bapak ibu, maka kalau ada warga Muhammadiyah jadi caleg, jangan anti. Mereka sama-sama berjuang. Hanya bedanya mereka dijalur politik. Warga Muhammadiyah saya kira lebih pandai bagaimana memilih dan memahami integritas seseorang. Ini harus dikonsolidasikan, warga Muhammadiyah boleh berkepentingan. Satu kata, kepentingan dakwah", jelasnya.

Acara berlangsung sangat menarik karena ada diskusi dan tanya jawab. Dan ini menjadi kali pertama serta akan ada putaran Ideopolitor berikutnya dengan kader-kader Muhammadiyah yang ikut dalam kontestasi politik tahun 2024.

Kontributor : Fury Fariansyah

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Demokrasi Akar Rumput Muhammadiyah Harus Terkonsolidasikan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel