Feat

Djumari : IMM Magelang Harus Menjadi Kader Dakwah Meleniel

Foto : Pengurus IMM Magelang saat foto bersama Ketua PDM Kab Magelang dalam Pelantikan Bersama IMM Magelang

SURYAWARTA.COM-MAGELANG Jumat, (22/11) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Magelang  melaksanakan  pelantikan bersama pengurus dari struktur cabang hingga komisariat masa bakti 2019/2020 dengan tema "IMM Magelang Kolaborasi Untuk Aksi" yang bertempat di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang.

Pada kesempatan ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Jawa Tengah telah melantik PC IMM Magelang periode 2019/2020 yang dinahkodai oleh IMMawan Khalid Hamzah Prasetya. Selanjutnya, PC IMM Magelang melantik Koordinator Komisariat, Korps Instruktur serta enam komisariat di Magelang.
Pelantikan tersebut di hadiri oleh tamu undangan dari PDM Kabupaten, PDA Kabupaten, PDNA Kabupaten, PDPM Kabupaten, PDIPM Kabupaten, serta organisasi kepemudaan Magelang, KNPI dan 250 kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Magelang dari berbagai komisariat di Magelang.


Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang, Djumari dalam sambutannya menyampaikan selamat atas dilaksanakan pelantikan bersama tersebut. Beliau juga menyampaikan bahwa IMM adalah ortom Muhammadiyah yang harus mampu menjadi kader yang akan melangsungkan umur persyarikatan seperti saat ini yaitu mencapai 107 tahun.  Oleh karena itu, IMM harus siap berubah menghadapi perubahan dakwah, dan memiliki karakter gerakan yang menyelesaikan masalah.

Selain itu, Mario selaku Sekretaris DPD IMM Jawa Tengah yang melantik PC IMM Magelang mengatakan dalam sambutannya bahwa kepemimpinan dan kekuasaan ini adalah dua hal yang mengibaratkan dua sisi mata koin menjadi satu, ia bisa menjadi permata berwatak baik dalam bentuk kepemimpinan dan bisa berwatak buruk wajah penguasa. Maka dalam hal ini beliau kemudian berpesan pada immawan dan immawati semuanya para pimpinan untuk menjabat dengan mengemban amanah yang sebaik-baiknya serta penuh rasa tanggungjawab. 

"Dalam menjalankan organisasi, teman-teman harus punya tujuan, bukan sekedar menjalankan organisasi atas dasar melanjutkan formalitas dari generasi ke generasi. Karena sebuah tujuan akan mendorong sebuah aksi", ucapnya.

Tambahnya, apa yang menjadi keputusan IMM hari ini adalah warisan sejarah, maka buatlah sejarah bahwa pada masanya mempunyai warisan yang akan terus mampu merawat sebuah idiologi.

IMMawan Khalid Hamzah Prasetya, ketua  PC IMM Magelang terlantik  mengatakan bahwa di IMM tidak hanya mengedepankan eksistensi namun esensi.

Dirinya mengutip dari perkataan KH. Ahmad Dahlan bahwa keislaman tidak hanya Allah terpatri dijiwa tetapi melahirkan sebuah aksi nyata dengan sikap dan perilaku.

Atto’Maulana Ketua PC IMM Magelang Periode 2018/2019 menyampaikan harapannya bahwa pengurus terlantik dapat menjalankan amanah dengan istiqomah. Beliau juga menyampaikan terimakasih dan mohon maaf dalam satu periode yang tentu masih banyak kekurangan.

"Kami belum sempurna, tapi tak ada salahnya kami berharap IMM tetap berusaha untuk lebih baik dan mampu membangun komunikasi dengan organisasi yang lain sebagai bentuk sinergi atas", katanya.(Mgl/IMM Magelang)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Djumari : IMM Magelang Harus Menjadi Kader Dakwah Meleniel"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel