Skip to main content

Asah Tauhid Sosial, SMK Muhammadiyah Kota Magelang Adakan Program Donor Darah

Foto : Beberapa peserta donor darah saat mengikuti acara yang diselenggarakan oleh sekolah.
SURYAWARTA.COM-Magelang Kehadiran Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) diharapkan bukan hanya sekedar mencerdaskan intelektual. Namun, ada pesan dakwah yang dapat mencerdaskan spiritual dari seluruh steackholder terkait. Kecerdasan spiritual bukan juga hanya tentang rasa taqwa seorang hamba dengan Tuhannya. Akan tetapi, bagaimana kepekaan sosial (tauhid sosial) seseorang sehingga melahirkan perasaan peduli terhadap sesama.

Hal ini menjadikan SMK Muhammadiyah Kota Magelang terus berintrospeksi untuk menjadikan sekolah yang mampu mengembangkan jiwa sosial dan spiritual. Salah satu program yang di cetuskan untuk mengasah tauhid sosial yang mampu melahirkan jiwa peduli adalah Donor Darah.
Foto : Nampak guru juga berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di Aula sekolah
Selasa (28/01/20), puluhan warga SMK Muhammadiyah Kota Magelang turut dalam program ini. Mereka yang merelakan dirinya untuk mendonorkan darahnya satu persatu dicek tekanan darah dan golongan darah agar dapat terpetakan secara baik.

Atiningsih, S. Pd selaku Plt. SMK Muhammadiyah Kota Magelang menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan program sekolah untuk terus mengasah jiw-jiwa peduli seluruh warga sekolah. Diharapkan, keterlibatan siswa dapat membangun rasa sosial yang dapat bermanfaat untuk saudara kita yang lain.

"Program ini sudah yang kedua kalinya. Semoga ini bisa menjadi salah satu kegiatan rutin yang istiqomah", ujarnya.

Humas sekolah, Latifah, S. Pd mengatakan bahwa ada 26 yang mendaftarkan diri. Namun, yang lolos cek oleh petugas PMI hanya 17 orang.

Lebihlanjut, Latifah berharap program ini nantinya tidak hanya warga SMK Muhammadiyah. Namun, bisa diikuti oleh masyarakat umum lainnya. Terlebih, SMK Muhammadiyah berada di komplek Muhammadiyah yang terdiri dari jenjang pendidikan mulai TK/Paud hingga kampus.

"Selain untuk mengasah jiwa peduli, ini bagian dari sounding dan bentuk eksistensi SMK Muhammadiyah Kota Magelang di kalangan publik", terangnya.(mgl/fur)

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…