Skip to main content

Ratusan Calon Kader IMM Magelang Ikuti DAD, Komisariat Untidar Pun Resmi Berdiri.

Foto : Pengurus Instruktur IMM Magelang berpose bersama dengan kader IMM Magelang Komisariat Untidar setelah mengikuti DAD
SURYAWARTA.COM-Magelang Ratusan calon kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Magelang mengikuti kaderisasi formal IMM yang dikenal dengan Darul Arqom Dasar (DAD). DAD merupakan syarat utama menjadi anggota dan kader IMM. Mereka mengikuti DAD secara bertahap sesuai dengan komisariat masing-masing yang berasal dari fakultas di Universitas Muhammadiyah Malang (UMMagelang) dan beberapa mahasiswa dari Universitas Negeri Tidar (Untidar). 

Khalid Hamzah selaku Ketua Pimpinan Cabang (PC) IMM Magelang merasa bangga karena tahun ini IMM Magelang mampu melebarkan gerakan dakwahnya tidak hanya di internal kampus Muhammadiyah, namun mulai tahun ini IMM Magelang telah resmi mendirikan Komisariat di Untidar.

"Moment pengkaderan awal ini jangan hanya dijadikan sebuah ajang kaderisasi ceremonial belaka. Namun, saya berharap ini menjadi sebuah refleksi totalitas dalam menjadi bagian ikatan.  Nilai keIMMan, kemuhammadiyahan, dan keislaman harus menjadi budaya kehidupan kader yang berproses di IMM", ucapnya.

Khalid juga berharap sebagaimana tema DAD tahun ini yaitu "Internalisasi Ideologi Guna Menumbuhkan Jiwa Loyalitas Berintegritas" maka, para kader baru bisa berintegritas dan komitmen membesarkan IMM.
Foto : istimewa/humas IMM
"IMM adalah cendekiawan muslim berpribadi, maka watak IMM itu harus cerdas dan mencerdaskan", tandasnya.

Dalam pembukaan tersebut, bertempat di Aula SMA Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Jumat (17/01/20) Hadir pula PDM Kota dan Kab Magelang, PCM Salaman, Pengurus Koordinator Komisariat (Korkom), serta beberapa organisasi Mahasiswa UMMagelang. 

Dalam sambutannya, H. Solichin, S. Ag selaku Ketua PDM Kota Magelang mengapresiasi atas terselenggaranya DAD sebagai ajang kaderisasi IMM. Namun, dirinya meminta kepada seluruh kader IMM Magelang untuk tetap solid dalam menggerakkan organisasi.

"Muhammadiyah adalah gerakan dakwah amar makruf nahi mungkar. Maka IMM sebagai anak kandung Muhammadiyah harus mempunyai watak dan cara dakwah secara kreatif", pesannya kepada seluruh kader IMM Magelang.

Dalam pungkasnya, Khalid memaparkan bahwa DAD kali ini dilaksanakan beberapa tahap. Mulai tanggal 17-19 Januari 2020 untuk komisariat Ekonomi, Psikology Humaniora, dan Komisariat Untidar. Sedangkan, pada tanggal 24-26 Januari 2020 untuk komisariat Teknik, Hukum, dan Ilmu Kesehatan. Serta pada tanggal 31 Januari - 2 Februari 2020 untuk komisariat Agama Islam dan 7-9 Februari 2020 untuk komisariat Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan.(mgl/fur)

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…