Skip to main content

Wujudkan Generasi Muslim Masa Depan, PRM Magersari dan Lazismu Gerakkan TPA Secara Masif.

Foto : Ariq (eksekutif Lazismu Kota Magelang) memberi fun game dalam acara mendongeng di TPA Miftahul Jannah Magersari
SURYAWARTA.COM-Magelang Gerakan dakwah Muhammadiyah tak pernah berhenti. Mulai dari perkotaan hingga pelosok kepulauan selalu ada lokomotif Muhammadiyah yang menggerakkan kebaikan. Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) merupakan nyawa organisasi secara horizontal. Seperti halnya PRM Magersari yang terus berusaha menebarkan sayap dakwah dalam melayani umat. Selain amal usaha pengajian, PRM Magersari juga konsen dalam menggerakkan TPA sebagai bentuk menyiapkan generasi muslim masa depan. 

Rabu (22/01/20), PRM Magersari berkolaborasi bersama Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang memberikan kegiatan "Dongeng Bersama Kak Damar" sebagai wujud peduli terhadap TPA di wilayah Magersari, Magelang Selatan, Kota Magelang.
Foto : Kak Damar mendongeng dihadapan para anak TPA

Bertempat di mushola Miftahul Jannah, yang juga wakaf dari alm bapak Wazir Nuri kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang, PRM Magersari menggerakkan anak-anak untuk belajar mengaji.

Saat ditemui redaksi Suryawarta.Com, Ariq salah satu eksekutif Lazismu Kota Magelang mengatakan kegiatan ini diawali dengan fun game dan bagi doorprize untuk memberi motivasi dan semangat adik-adik TPA. 

"Kita rencanakan setiap 2 bulan sekali untuk kegiatan TPA yang bersifat fun agar mereka senang dan semangat ngaji. Karena, saat ini anak-anak lebih semangat dan sibuk maem gadget serta merasa aneh ketika ikut TPA", ucapnya. 

Agnes salah satu kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Magelang yang juga sebagai  pengajar TPA menceritakan bahwa kegiatan TPA di mushola Miftahul Jannah tersebut dilaksanakan seminggu 3 kali yaitu setiap hari senin, Selasa, dan rabu.
Foto : PRM Magersari bapak Aris (tengah) bersama Kak Damar pendongeng nasional

Dalam kesempatan tersebut, juga hadir ketua PRM Magersari bapak Aris. Dia minta agar Lazismu dan anak-anak Muda Muhammadiyah bisa menggerakkan dan mempelopori dakwah dimasing-masing ranting.

"Semoga kita bisa istiqomah membersamai adik-adik TPA. Dia itu aset yang harus kita dampingi. Semoga angkatan muda Muhammadiyah bisa peduli", harapannya.(mgl/fur)

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…