Skip to main content

Antisipasi Covid-19 : Lazismu dan MDMC Kota Magelang Bentuk Tim Aksi Semprot Disinfektan

Foto : Salah satu relawan MDMC Kota Magelang dalam program penyemprotan disinfektan terkait ikhtiar pencegahan Covid-19 di SMK Muhammadiyah Kota Magelang
SURYAWARTA.COM-Magelang Merespon surat edaran dari Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah tentang pembentukan Pos Komando Penangan Covid-19 (corona) dimasing-masing daerah, maka Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melaksanakan koordinasi dan pembentukan tim aksi nyata dengan turut mengantisipasi dalam mengurangi penyebaran virus corona tersebut. Aksi nyata yang dilakukan adalah melaksanakan koordinasi dengan Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu), MDMC, dan Majelis Pelayanan Kesehatan Umum (MPKU) PDM Kota Magelang. Selanjutnya, dibentuklah tim aksi penyemprot disinfektan dengan dikomandoi oleh MDMC Kota Magelang.

H. Solichin, S. Ag selaku Ketua PDM Kota Magelang meminta kepada seluruh unsur pimpinan Muhammadiyah dimasing-masing tingkat untuk dapat memgambil keputusan strategis. Menurutnya, Covid-19 yang telah ditetapkan oleh WHO sebagai pandemik global perlu diwaspadai.
Foto : Bertopi hitam Lazismu, Solichin (Ketua PDM Kota Magelang) memantau langsung giat relawan MDMC dan Lazismu dalam penanganan antisipasi corona 

"Tak perlu terlalu cemas, namun kita juga terlalu lengah. Tetap waspada karena kita tidak yakin bahwa  bahwa kita tidak terpapar oleh virus tersebut", katanya dihadapan para relawan MDMC Kota Magelang saat koordinasi.

Tambahnya, Solichin meminta MDMC selaku relawan Muhammadiyah bisa mengambil peran dengan memperhatikan keselamatan, dan Lazismu bisa membantu dana yang memang harus dikeluarkan dalam bencana keumatan tersebut. 

"Tetap koordinasi dengan MPKU yang memang membidangi tentang kesehatan di Muhammadiyah. Jangan sampai sebagai relawan, justru malah terpapar", pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, H. Saseno, M. Kes selaku ketua MPKU PDM Kota Magelang memberikan edukasi kepada relawan MDMC Kota Magelang tentang bagaimana karakter corona itu sendiri. Diharapkan, dengan edukasi tersebut dapat menularkan ilmunya dimasing-masing keluarga atau komunitas kecil dilingkungannya saat bertemu dengan 1 atau 2 orang.

"Virus akan mampu dikalahkan dengan anti bodi yang kuat. Jangan cemas, karena kecemasan akan melemahkan anti bodi. Tetap makan yang sehat mengandung vitamin C dan olahraga dirumah", pintanya.

Sigit Purnomo selaku Sekretaris MDMC Kota Magelang melaporkan bahwa giat penyemprotan disinfektan yang dilaksanakan MDMC dan Lazismu sasaran utama adalah aset Muhammadiyah yang bersifat fasilitas umum seperti pendidikan dan tempat ibadah. Nantinya, jika target utama sudah terjangkau maka akan ekspansi dibeberapa tempat ibadah atau berdasarkan permintaan dan kerjasama dengan dinas terkait.

"Saat ini pemerintah melalui PMI juga giat, maka kami MDMC Lazismu juga mengoptimalkan aset-aset Muhammadiyah juga. Namun, kami juga siap akan terjun di tempat ibadah atau fasilitas umum lainnya", katanya.
Foto : Relawan MDMC berpose bersama setelah penyemprotan disinfektan di SMP Mutual
Dalam giat 1 hari, Kamis (19/03) di Kota Magelang, yang sudah mendapatkan semprotan disinfektan antara lain SMP Mutual, Masjid Jami Karangkidul, Masjid Tanwir, SD Mutual, SMK Muhammadiyah, SMA Mutual, dan Kantor PDM Kota Magelang. 

"Besok kita giat lagi sesuai dengan jadwal yang dibuat tim dan sesuai kemampuan personil", pungkasnya.(mgl/fur)

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…