Skip to main content

Berkemajuan, UAS ISMUBA SMA Mutual Berbasis Android

Foto : Siswa sedang mengerjakan soal dengan model berbasis android

SURYAWARTA.COM-Magelang SMA Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang terus berbenah dalam mewujudkan pendidikan yang formulatif dan berkemajuan. Salah satu yang menarik kali ini adalah pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) ciri khusus Al Islam Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (Ismuba) berbasis android. UAS ini dilaksanakan mulai tanggal 9-20 Maret 2020.

Saat dikonfirmasi oleh redaksi suryawarta.com, Icuk Salabiyati, S. Pd selaku kepala sekolah mengatakan bahwa UAS Ismuba berbasis android ini adalah kali pertama. Namun, anak-anak tetap siap karena sudah melek teknologi dan biasa mengoperasikan android.

"Sempat ada kendala yaitu beberapa merk HP tertentu tidak support dan blank, namun alhamdulillah teratasi", katanya.

Perempuan yang juga mantan Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Magelang itu menambahkan bahwa salah satu kelebihan UAS Ismuba berbasis android itu dapat menekan biaya yang biasanya menggunakan kertas. Selain itu, efisien waktu dalam koreksi karena hasil bisa langsung dilihat.

"Ini baru kali pertama, pasti ada kekurangan dan kelebihan. Namun, tujuan utamanya adalah lebih memudahkan. Karena sesungguhnya teknologi itu lebih memudahkan", pungkasnya.

Annisatul Karomah, salah satu siswa kelas XII IPA 2 mengatakan bahwa ujian berbasis android ini tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Seperti yang dirasakan olehnya yaitu cenderung mengantuk karena harus fokus dengan layar gadget. Namun, kelebihannya siswa tak dapat mencontek karena soal acak. 

"Anak-anak kelihatan hasil aslinya, kenapa? Karena sulit untuk kerjasama. Hanya mata harua jeli dan teliti dengan layar", ujarnya.(mgl/fur)

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…