Skip to main content

Taati Maklumat PP Muhammadiyah, Para Kader Laksanakan shalat Idul Fitri di Rumah

Foto : Wasiun (Ketua) Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang saat menjadi imam dan khatib shalat Idul Fitri 1441 H dirumah dengan keluarga

SURYAWARTA.COM-Magelang 1 Syawal 1441 H menjadi momentum berharga bagi umat Islam. Pasalnya, umat Islam seantero dunia telah melewati hari raya besar yaitu Idul Fitri. Namun, kali ini dirasa berbeda karena hari besar umat Islam tersebut terjadi saat pandemi Covid-19. Akan tetapi, hal itu tak mengurangi kesakralan dalam merayakannya. Salah satu amalan sunnah adalah menjalankan shalat Idul Fitri. Sebagaimana maklumat PP Muhammadiyah, warga Muhammadiyah diminta untuk tetap menjalankan shalat Idul Fitri dirumah masing-masing. 

Solichin, selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang dalam podcastnya, menghimbau kepada para kader Muhammadiyah dan umat Islam pada umumnya untuk menjalankan shalat Idul Fitri di rumah masing-masing.

"Sebagaimana maklumat PP Muhammadiyah, koordinasi satuan tugas Covid-19 Kota Magelang, dan Tausyiah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, maka ditengah pandemi Covid-19 ini kami meminta kepada kader Muhammadiyah serta umat Islam pada umumnya untuk tetap menjalankan shalat Idul Fitri dirumah bersama keluarga masing-masing", jelasnya. 

Tambahnya, hal ini sebagaimana anjuran PP Muhammadiyah dan pemerintah dalam ikhtiar memutus mata rantai Covid-19.

Berdasarkan berita yang dihimpun oleh redaksi suruawarta.com, para kader dan anggota Muhammadiyah Kota Magelang telah mentaati apa yang sudah disampaikan oleh  PDM Kota Magelang beberapa waktu lalu melaluk podcastnya.

"Kita ambil hikmahnya saja, alhamdulillah kami selaku keluarga muda Muhammadiyah melaksanakan shalat Idul Fitri tahun ini dirumah bersama keluarga", terang Wasi'un selaku Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Magelang saat dihubungi oleh redaksi suryawarta.com.

Lebih lanjut, menurutnya justru hal ini menjadi pengalaman para kader Muhammadiyah untuk dapat belajar menjadi imam dan khatib saat shalat Idul Fitri.

"Kami juga mendapat amanah PDM Kota Magelang untuk menyusun teks khutbah Idul Fitri yang dapat digunakan para anggota Muhammadiyah. Cukup singkat dan mudah dipahami", ujarnya.

Hal yang sama, dibenarkan oleh Dyah Wari Sukesi yang juga kader muda Muhammadiyah. Dirinya dan keluarga melaksanakan shalat Idul Fitri dirumah.

"Kami tetap menjalankan shalat Idul Fitri dirumah, ini sebagaimana amanat PP Muhammadiyah", kata Dyah yang juga mantan Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Magelang periode lalu.

Kontributor : Fury Fariansyah

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…