Feat

LAZISMU & MDMC Kota Magelang Adakan Sekolah Relawan Siaga


 
PDM Kota Magelang membuka dalam apel pembukaan Serasi Angkatan II
Suryawarta.Com-(Magelang).Jawa Tengah merupakan wilayah yang cukup rawan bencana. Mulai dari banjir, longsor, bahkan gunung meletus masih menjadi kewaspadaan masyarakat yang kejadian tersebut tidak dapat ditebak. Hal tersebut mendorong Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) dan Muhammadiyah Desister Center (MDMC) Kota Magelang untuk mengadakan kegiatan Sekolah Relawan Siaga (Serasi) Muhammadiyah. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut diselenggarakan di Lapangan Desa Ngasinan Kec. Grabag Kab. Magelang, Jum’at-Ahad (19-21/4/19).

Andi Triyanto, MSI selaku Ketua Lazismu Kota Magelang menjelaskan bahwa kegiatan serasi kali ini merupakan angkatan ke-2 setelah satu tahun lalu dilaksanakan di Temanggung. Selain sebagai misi dakwah kemanusiaan, diharapkan para relawan Muhammadiyah yang sudah ikut serasi dapat menambah kompetensinya dan mengaplikasikan dilapangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Selain itu, Andi Triyanto, MSI menambahkan bahwa kegiatan yang diikuti sebanyak 35 peserta yang terdiri dari unsur mahasiswa, masyarakat umum, dan Angkatan Muda Muhammadiyah tersebut fokus dalam materi psikososial. Alasannya, Kota Magelang secara peta bukan daerah yang rawan bencana namun daerah yang rawan terdampak bencana seperti gunung merapi.

“Lazismu merupakan lembaga yang mengelola dana zakat, infaq, sedekah dan peduli kemanusiaan. Sedangkan MDMC merupakan gerbong relawan dan management penangan bencana. Sehingga Lazismu dan MDMC harus terus berkolaborasi dalam mengabdikan dirinya untuk umat”, ujarnya.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang yang menjadi pembina apel pembukaan serasi yaitu Nugroho Adibroto, SIP. Ia mengapresiasi atas terselenggaranya Serasi Angkatan II yang digagas oleh Lazismu an bersinergi dengan MDMC. Ia berharap dengan kegiatan tersebut dapat menambah kecakapan para relawan dalam mengabdikan dirinya atas panggilan jiwa melayani umat.

“Terpangil sebagai relawan itu baik, namun ketika kita menjadi relawan tanpa ilmu itu akan kacau. Tetaplah menebar kebaikan dengan perencanaan, evaluasi, menambah pengalaman sehingga menjadi relawan yang tangguh dan selalu tanggap dengan keadaan”, katanya dalam memberikan amanat kepada peserta apel pembukaan.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut adalah PCM Grabag, MDMC Grabag, serta para Ketua Organisasi Otonom (Ortom) Kota Magelang. Setelah mendapat materi dan teori dari pemateri yang dihadirkan dari RSJ, UMM, dan MDMC Kab. Magelang, kegiatan dipungkasi dengan simulasi penangan korban bencana yang berkenaan dengan psikososial.
 
Peserta sedang simulasi penangan korban bencana di pengungsian dengan assesment psikologi
Darmawan selaku peserta Serasi Angkatan II mengaku bangga dapat bergabung sebagai relawan siaga Muhammadiyah Kota Magelang. Melalui kegiatan tersebut, banyak ilmu dan pengalaman yang didapatkan sehingga semakin semangat untuk mewakafkan sebaian dirinya untuk umat.

“Saya senang bertemu dengan orang-orang luar biasa yang ikhlas dan merelakan dirinya untuk umat di Serasi Angkatan II yang digagas oleh Lazismu Kota Magelang. Semoga selalu bisa siap saat orang lain membutuhkan kita”, katanya.(MGL/Fur)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "LAZISMU & MDMC Kota Magelang Adakan Sekolah Relawan Siaga "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel