Feat

Amankan Aset, Muhammadiyah Luncurkan Program SIMAM.

Foto : Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PP Muh membuka acara TOT SIMAM Se-Eks Karesidenan Kedu

SURYAWARTA.COM-MAGELANG  Muhamadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Tidak hanya itu, gerakan dakwah dalam gerbong Muhammadiyah saat ini sudah menembus luar negeri. Tidak heran jika aset Muhammadiyah saat ini telah mencapai ratusan milyar. Oleh karena itu, untuk mendata aset Muhammadiyah dan mengamankannya, PP Muhammadiyah meluncurkan program Sistem Informasi Manajemen Aset Muhammadiyah (SIMAM). Program ini disosialisasikan dari tingkat pusat hingga daerah guna mendata dan mendeteksi status aset yang ada di Muhammadiyah.

Melalui Majelis Wakaf, program ini disosialisasikan ke masing-masing karesidenan yang dikoordinir oleh Majelis Wakaf dengan trainer dari PP Muhammadiyah.

Sebanyak 70 peserta yang terdiri dari perwakilan daerah Se-Eks Karesidenan Kedu mengikuti sosialisasi dan training pengisian SIMAM di Aula SMA Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Sabtu (19/10).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PP Muhammadiyah, Godwil Zubair. Dalam sambutannya, ia meminta bahwa selesai acara ini, semua aset tanah harus disetifikatkan atas nama muhammadiyah dengan mengurusnya ke BPN Setempat. jika tidak bisa, bisa dilaporkan ke PP Muhammadiyah.
Foto : Suryawarta.Com
Lebih lanjut, Godwil mengatakan bahwa jika ada aset Muhammadiyah seperti sekolah, rumah sakit, poliklinik, yang belum berdaya, maka pimpinan Muhammadiyah bisa membuat subsidi silang. Persyarikatan maju bersama Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), AUM pun Maju bersama Persyarikatan. Jangan sampai ada AUM yang mati karena kekenyangan dan dilain sisi AUM Mati Kelaparan.

"Inventarisasi dengan program SIMAM akan menjadi big data aset Muhammadiyah. Harus Ada serah terima Aset Muhammadiyah setiap ada pergantian kepemimpinan sehingga setiap pimpinan Muhammadiyah mampu mempertahankan aset Muhammadiyah", pesannya.

Yatino, selaku sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang menyambut baik atas program yang diluncurkan oleh PP Muhammadiyah. Menurutnya, masih ada daerah-daerah yang aset seperti wakaf atau hibah yang belum disertifikatkan atau diurus. Sehingga, rentan dengan masalah atau sengketa.

"Kelemahan Muhammadiyah itu diadministrasi. Maka, pasca acara ini mari kita cek aset kita. Jangan sampai ada masalah aset karena kita lupa dan lalai dalam merawatnya", ucapnya.(Mgl/Fury)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Amankan Aset, Muhammadiyah Luncurkan Program SIMAM."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel