-->

Feat

Berjuang Kuliah Dengan Biaya Sendiri, Nana Yuliana Mendapat Beasiswa Sang Surya Dari Lazismu Kota Magelang

Foto : Fury (Sek. Lazismu/kanan) menyerang secara simbolis beasiswa Sang Surya kepada Nana Yuliana

SURYAWARTA.COM-MAGELANG Pendidikan merupakan faktor utama dalam mendesain peradaban. Kemajuan suatu bangsa tergantung pada tingkat pendidikan sumber daya manusianya. Hal ini menjadikan kita sadar bahwa pendidikan merupakan hal terpenting dalam kehidupan. Namun, pada kenyataannya semua belum menjadi prioritas. Kadang, lemahnya tingkat pendidikan bukan sekedar lemahnya kesadaran. Akan tetapi, faktor biaya menjadikan seseorang untuk tidak melanjutkan pendidikan kejenjang berikutnya. 

Guna memberikan rasa peduli terhadap para generasi masa depan, Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu)  Kota Magelang telah memberikan program beasiswa Sang Surya yang menjadi program unggulan. Hal tersebut menjadi keputusan rapat kerja nasional (rakornas) Lazismu Pusat. 

Beasiswa Sang Surya merupakan bantuan pendidikan yang diberikan kepada generasi muda dijenjang sarjana (S1). Diharapkan, dengan adanya program tersebut mampu memberikan pemerataan pendidikann di jenjang sarjana. 

Andi Triyanto Selaku ketua Lazismu Kota Magelang menuturkan bahwa Lazismu mempunyai dua program beasiswa yaitu mentari (jenjang SD/MI-SMK/SMA/MA) dan Sang Surya (jenjang sarjana). Namun, berdasarkan rapat koordinasi Lazismu tahun 2019, bahwa beasiswa Sang Surya lebih diutamakan. Hal itu berdasarkan analisis sosial yang menunjukkan bahwa banyak generasi muda kita yang terputus pendidikan hanya sampai SMA/SMK karena terkendala biaya. 

Lebih lanjut, Andi mengatakan bahwa untuk saat ini, pendidikan dijenjang dasar dan menengah sudah banyak program pemerintah dengan pendidilan gratis atau pembiayaan melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Alhamdulillah, kami punya 1 kader IMM yang saat ini kita biayai karena terkendala biaya. Namun, salah satu misi utama kami adalah kaderisasi. Diharapkan, setelah lulus nanti mampu menjadi kader dan bersumbangsih untuk Muhammadiyah. Apapun itu, apa yang bisa mereka berikan untuk Muhammadiyah", ucapnya. 

Selain itu, Andi juga mengatakan bahwa Lazismu Kota Magelang akan bersinergi dengan pimpinan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting untuk dapat menjaring anak-anak muda yang benar-benar memiliki niat untuk kuliah dan siap berjuang serta berdakwah untuk Islam. Selain itu, Magelang juga mempunyai kampus Muhammadiyah jadi sangat mungkin bersinergi.

Dalam kesempatan ini, Lazismu mentasyarufkan biaya kuliah untuk Nana Yuliana (kader IMM Magelang) yang saat ini sudah semester 7. Nana adalah anak terakhir dari ke-7 bersaudara yang berasal dari Bojonegoro. Sewaktu SMP-SMA tinggal di Panti Yatim Aisyiyah dan memberanikan diri untuk berhijrah ke Magelang demi menggapai mimpinya untuk menempuh S1 jalur beasiswa kader di Universitas Muhammadiyah Magelang. Meskipun beasiswa kader, namun masih ada biaya yang harus dibayar setiap 3 bulan sekali.  Dalam perjalananya, karena terkendala biaya dan mengajukan ke maka  Lazismu Kota Magelang memberi program Sang Surya dan dirinya berkomitmen aktif di Muhammadiyah. Selama ini, dirinya aktif di dunia kerelawanan Muhammadiyah dan mengabdi menjadi guru TPA binaan Lazismu Kota Magelang. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhannya, Nana menjadi guru les private door to door. 

"Terimakasih kepada Lazismu Kota Magelang yang telah memberikan beasiswa Sang Surya kepada saya. Semoga, apa yang diberikan oleh Lazismu menjadi jalan saya dalam beriktiar untuk meraih mimpi dan cita-cita saya", ucapnya saat ditemui Pengurus Lazismu Kota Magelang.(Mgl/Fury)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Berjuang Kuliah Dengan Biaya Sendiri, Nana Yuliana Mendapat Beasiswa Sang Surya Dari Lazismu Kota Magelang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel