Skip to main content

TK ABA 5 Kota Magelang Hadirkan KOREM Dalam Pembelajaran Binatang


Foto : Para siswa asyik mengamati dan melihat reptil yang dibawa oleh Komunitas Reptim Magelang (Korem)
SURYAWARTA.COM-MAGELANG Jum'at (29/11) Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) 5 Kota Magelang mengundang Komunitas Reptim Magelang (Korem) dalam rangka outdoor class tentang pembelajaran binatang reptil. Para siswa belajar dihalaman sekolah dengan antusias untuk mengenal binatang reptil yang dijelaskan oleh korem yang didampingi para guru. Kegiatan tersebut menarik perhatian siswa bahkan para wali murid yang mengantar putra-putrinya.

Dalam kesempatan tersebut, korem membawa beberapa ular dan kura-kura yang dikenalkan pada anak-anak. Bahkan, beberapa siswa tertarik untuk difoto dengan mengalungkan dilehernya.

Ulina Febriyani Maghfiroh, S. Pd , selaku kepala TK ABA 5 Kota Magelang mengatakan bahwa sengaja mengundang korem karena bertepatan pada materi tentang binatang reptil. Harapannya, dengan mendatangkan korem para siswa dapat belajar langsung dan mengenal binatang-binatang reptil melalui komunitas tersebut.

"Pada akhir bulan ini, materi pencapaian belajar adalah mengenal binatang reptil. Karena dimagelang ada komunitas korem, maka kami sengaja undang agar para siswa dapat belajar secara langsung dan menambah pengalaman", katanya. 
Foto : Salah satu anggota Komunitas Reptim Magelang (Korem) mengenalkan ular kepada para siswa
Kuci, salah satu anggota komunitas korem menjelaskan bahwa eksistensi korem sudah 11 tahun dengan tercatat 15 anggota yang berawal dari hobby. Korem berdiri atas inisiasi seorang peternak tikus putih di kota Magelang yaitu bapak Istianto.

"Korem berdiri berawal dari obrolan bapak Istianto yang saat itu peternak tikus putih. Karena beberapa teman yang mempunyai ular dan reptil lain membeli sebagai makanan reptil ya, akhirnya berawal dari obrolan ringan terbentuklah komunitas yang di beri nama korem (komunitas reptil Magelang)", jelasnya yang dikutip dari PWMjateng.com.

Lebihlanjut, Kuci mengatakan bahwa selain  menjadi wadah para penggemar reptil, kegiatan korem selain kopdar juga mengadakan sosialisasi kepada masyarakat sebagai edukasi tentang binatang reptil seperti ular dan lainnya. Sasarannya adalah masyarakat umum atau lembaga pendidikan. Namun, selama ini dijelaskan oleh Kuci bahwa korem juga sering ikut kontes dan lomba.(Mgl/Fur)

Comments

  1. Itu namanya pak ismanto selaku ketua KOREM "Komunitas Reptil Magelang" bukan pak istianto...
    Hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…