Skip to main content

Lazismu Dan MDMC Kota Magelang Bersinergi Dengan Muslimat Windusari Adakan Kegiatan Trauma Healling Pasca Angin Puting Beliung

Foto : Dr. Riana Mashar, MSi memberikan terapi dan materi pada ibu-ibu Muslimat NU yang menjadi peserta trauma healling.
SURYAWARTA.COM-Magelang Bencana angin puting beliung yang melanda Desa Girimulyo Kecamatan Windusari Kab Magelang (30/11) beberapa waktu yang lalu secara material sudah selesai. Rumah-rumah warga tepatnya di dusun Cepogo yang rusak sudah selesai untuk diperbaiki. Namun, kondisi psikis masyarakat masih menyisakan trauma. Hal ini senada disampaikan oleh Tri Sulasmi selaku Ketua Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama Girimulyo Windusari saat kegiatan trauma healling bersama Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) dan Muhammadiyah Disester Management Center(MDMC) di salah satu rumah warga didusun Cepogo, Jumat (20/12/19).

Sulasmi mengatakan bahwa pasca bencana angin puting beliung tersebut masyarakat dusun Cepogo khususnya ibu-ibu masih merasakan trauma jika datang mendung dan hujan. Mereka masih was-was dan takut kejadian serupa terulang kembali.
Foto (Sumber ; Lazismu Kota Magelang)

"Ibu-ibu masih trauma. Bahkan, kalau ada hujan mereka ada yang ketakutan dan tak berani dirumah", ucapnya.

Selain itu, Sulasmi juga mengucapkan terimakasih kepada Lazismu dan MDMC Kota Magelang atas kesempatan berbagi bersama ibu-ibu Muslimat Cepogo Windusari.

H. Solichin, S. Ag selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang mengapresiasi atas gerakan yang dilakukan oleh Lazismu dan MDMC. Dirinya berharap Lazismu dapat terus bermanfaat dan menjadi garda depan dalam keumatan. 

"Indahnya bersinergi dan berbagi untuk negeri, merajut dan merekatkan silaturrahmi. Kasih dan peduli harus digalang dan dibangun terus sebagai bukti iman sejati yang kita miliki. Lazismu harus mampu mensejahterakan dan mewujudkan Islam rahmatan lil'alamin", ucapnya.

Dalam serangkaian acara trauma healling tersebut juga ada kegiatan bakti sosial dalam bentuk paket sembako yang diberikan kepada masyarakat tidak mampu di dusun Cepogo.
Foto : Abdul (memakai rompi Oren) salah satu Amil Lazismu menyerahkan bantuan simbolis paket sembako di posko
"Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan kegiatan disambut positif. Masyarakat juga berterima kasih atas terapi yang diberikan oleh narasumber yaitu Dr. Riana Mashar, M.Si yang memang menurutnya sangat bermanfaat", kata Andi Triyanto, M.Si saat diwawancarai oleh redaksi Suryawarta.Com.

Dalam pungkasnya, Andi juga menyampaikan terimakasihnya kepada MDMC Kota Magelang yang telah mendampingi mulai dari assessment sampai kegiatan pasca bencana.

"Ini adalah bukti bahwa one Muhammadiyah one Respon telah dilaksanakan. Mulai dari relawan, Lazismu, termasuk Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Windusari juga kita ajak koordinasi. Termasuk paket sembako, itu hasil penggalangan dana siswa SD Mutual 2", pungkasnya.(mgl/fur)

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…