Feat

Banjir Dan Longsor Bogor : Relawan Muhammadiyah Kirim Logistik Dari Pakai Trail Sampai Kuda


Sumber : foto MDMC Indonesia
SURYAWARTA.COM-Magelang Bencana banjir dan longsor diwilayah Jabodetabek dan Banten telah menyisakan duka untuk saudara kita. Hingga rilis berita hari ini, tanggap bencana banjir dan longsor diwilayah Bogor tepatnya di Desa Cisarua Kec. Sukajaya masih belum selesai. Ada kampung yang paling terisolir disana tepatnya ada di kampung Sarongge karena banjir dan longsor yang terjadi pada hari Ahad (05/01/20).

Dilansir dari media sosial Berita MDMC, bahwa tim relawan yang pertama kali menembus kampung tersebut adalah Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Ada 6 orang relawan MDMC yang dikirim ke lokasi untuk assessment pertama kali.

Sapari selaku relawan MDMC yang dilokasi mengatakan bahwa kampung Sarongge adalah salah satu kampung terisolir karena akses tertutup material longsor. Dan saat ini kebutuhan utama adalah loading logistik.
Sumber : foto MDMC Indonesia
"Kami harus menembus jalan terjal yang hanya bisa dilewati dengan jalan kaki dan trail. Bahkan sejauh 28 kilometer harus dilalui dari Pos Koordinasi (Poskor) MDMC", disampaikan dalam media sosial saat siaran langsung.

Ajah Zarkasih Ketua PCM Sukajaya mengucapkan terimakasih kepada MDMC yang pertama mengakses kampung-kampung di desa Cisarua yang terdampak tanah bergerak, banjir dan longsor. 

"Terimakasih kami ucapkan kepada MDMC yang datang pertama dan mengasesment sehingga datang logistik", ucapnya dalam wawancara relawan MDMC.

Selain mengirim logistik menggunakan trail, para relawan MDMC juga mendapat bantuan 3 kuda dari salah satu kader Tapak Suci Putra Muhammadiyah untuk mengirim logistik. 
Dikutib dari SuaraMuhammadiyah.Id, kuda-kuda tersebut dibawa untuk mengangkut obat-obatan, haigynis kit, dan sembako. Termasuk pemilik kuda, bapak Fajar Suryani turut mengantarkan kelokasi bencana. 

"Subhanallah, jalur luar biasa mengerikan", katanya.

Sampai berita ini dirilis, diperlukan tanggap bencana yang cukup ekstra. Maka melalui Lazismu, Muhammadiyah membuka open donasi peduli yang akan disalurkan berdasarkan assessment data pusat posko Muhammadiyah. 

"Masing-masing Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) daerah di instruksikan untuk penggalangan dana. Dan kini Lazismu Kota Magelang sudah mulai bergerak baik secara internal Muhammadiyah maupun eksternal yang nantinya disalurkan dalam satu pintu melalui program tanggap dan pasca bencana oleh Muhammadiyah melalui MDMC dan Lazismu", tegas Andi Triyanto, M.SI selaku Ketua Lazismu Kota Magelang.

Senada, Andi menerangkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan mengirim instruksi sekolah Muhammadiyah di Kota Magelang untuk menggalang dana. Selain itu, Lazismu juga sudah berkoordinasi dengan MDMC dan juga Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM).(mgl/fur)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Banjir Dan Longsor Bogor : Relawan Muhammadiyah Kirim Logistik Dari Pakai Trail Sampai Kuda"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel