Feat

EDS SD Muhammadiyah Inovatif : Guru Harus Menjadi Garda Depan Dalam Mendesain Peradaban

Foto : Drs. H. Jumari saat menyampaikan materi dihadapan para guru SD Muhammadiyah Inovatif dalam acara EDS.
SURYAWARTA.COM-Magelang Tantangan guru hari ini berbeda dengan guru masa dulu. Guru bukan lagi menjadi sumber utama belajar, apalagi era digital saat ini. Apa yang tidak bisa kita dapatkan dari google? Semua yang kita inginkan dan searching di google pasti ada. Lantas, apakah peran guru akan punah dan tergantikan oleh teknologi? Ini adalah tantangan yang harus kita siapkan sebagai guru melenial. Demikian kata Samsul Huda, S. Pd.I selaku kepala SD Muhammadiyah Inovatif Mertoyudan Magelang Jawa Tengah dihadapan para guru dalam acara Evaluasi Diri Sekolah (EDS) di semester gasal di SD Muhammadiyah Inovatif, Senin (30/12/19).

"Kami sengaja mengadakan EDS guna mengevaluasi atas apa yang sudah kita lakukan selama satu semester. Sehingga, apa yang sudah dilakukan kita evaluasi untuk menyusun rencana disemester genap", jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut menghadirkan dua pembicara yaitu Drs. H. Jumari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Magelang untuk mengecas idiologi dan semangat berjuang di Muhammadiyah serta Yun Arifatul Fatimah, Ph. D Dekan Fakultas Teknik UMMagelang dengan materi tentang tantangan guru di era digital.
Foto : Para peserta EDS SD Muhammadiyah Inovatif sedang mengikuti materi yang disampaikan oleh Ibu Yun Arifatul Fatimah, Ph. D

"Acara ini kami laksanakan selama satu hari. Diharapkan, setelah acara ini ada kesadaran para guru tentang evaluasi pola pendidikan pada era melenial. Biarlah mereka tercerahkan dan sadar akan kekurangan dirinya masing-masing. Sehingga para guru dapat meningkatkan kompetensi dan kapasitas dirinya sebagai pendidik", kata lelaki yang juga alumnus FAI UMMagelang.

Senada, Samsul menyampaikan bahwa peradaban itu tergantung pada pola pikir seseorang. Dan perlu disadari bahwa pola pikir akan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan. Inilah peran guru bahwa kehadirannya sejatinya adalah mendesain peradaban yang sejati.

Arifin salah satu guru mengatakan bahwa kegiatan tersebut mampu membuka cakrawala dan paradigma berfikir baru sebagai pendidik melenial. Menurutnya, materi yang di sampaikan oleh Yun Arifatul Fatimah yang juga Dekan Fak. Teknik UMMagelang dengan judul : Tantangan Era Digitalisasi Dalam Pendidikan Dan Implementasi 4.0 Dalam Pembelajaran dapat menyadarkan para pendidik dalam menghadapi tantangan zaman sekarang.

"Alhamdulillah, kami menjadi sadar bahwa peran guru sebagai fasilitator harus selalu mampu menstimulus peran berfikir siswa. Guru harus terbuka dan juga peka dengan kondisi siswa sehingga retorika pembelajaran menjadi nyaman", ucapnya.(mgl/fur)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "EDS SD Muhammadiyah Inovatif : Guru Harus Menjadi Garda Depan Dalam Mendesain Peradaban"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel