Feat

Kader IPM SMA Muhammadiyah 2 Kota Magelang Turun Kejalan Dalam Aksi Peduli Bencana

Foto : Para Kader IPM SMA Muhammadiyah 2 Kota Magelang menggalang dana peduli banjir dan longsor di traffic light Artos.

SURYAWARTA.COM-Magelang Bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu yang terjadi di Jabodetabek dan Banten telah menarik simpati dan empati beberapa masyarakat di Indonesia. Berbagai cara dalam mengumpulkan dana sebagai bentuk peduli dilakukan. Tidak ketinggalan pula Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 2 Kota Magelang. Sebagai bentuk rasa peduli terhadap para korban, para kader IPM SMA Muhammadiyah 2 melakukan aksi turun kejalan untuk menggalang dana dengan mengetuk hati para pengguna jalan, Jumat (10/01/20).

Dalam aksi ini, ada 3 titik tempat di kota Magelang yang digunakan untuk penggalangan dana yaitu di lampu traffic light (bangjo) Pakelan, Cacaban, dan Artos.

Puput selaku ketua IPM SMA Muhammadiyah 2 menuturkan bahwa traffic light (bangjo) menjadi pilihan tempat penggalangan karena dirasa efektif. Selain jalan protokol, saat lampu merah dan para pengendara berhenti dirinya dan para kader bisa mengetuk hati para pengguna jalan untuk turut berdonasi.
Foto : Istimewa (sumber ; IPM SMA Muhammadiyah 2 Kota Magelang)

"Ini sudah menjadi kebiasaan anak-anak IPM SMA Muhammadiyah 2 Kota Magelang. Ketika ada bencana pasti turun kejalan. Selain tempat keramaian, syiarnya bisa kelihatan dan berharap para pengguna jalan dapat berempati", ujarnya.

Puput berharap, para kader IPM SMA Muhammadiyah 2 harus menjadi bagian dari Muhammadiyah yang selalu terdepan dalam kebaikan. Kader IPM harus mampu mengasah dan menampakkan rasa sosialnya, bukan malah menjadi kader yang sosialita.

"Alhamdulillah, dari penggalangan dana tersebut terkumpul sebanyak Rp. 1.043.400,-. Nantinya akan kami serahkan kepada Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang", jelasnya saat di hubungi oleh redaksi Suryawarta.Com.

Sentot Nugroho, M. MPd selaku pembina IPM mengapresiasi atas inisiatif anak-anak IPM yang turun kejalan dalam merespon bencana banjir dan longsor. Ini wujud bahwa rasa empati dan sosial mereka tinggi. Sehingga, belum di instruksikan mereka sudah berinisiatif.

"Kami bangga sebagai guru dan pembina IPM. Meskipun sore itu gerimis, ia tetap turun kejalan dan membuktikan rasa pedulinya mengetuk hati para pengendara jalan. Semoga apa yang mereka lakukan saat ini dalam wadah organisasi IPM kelak dapat menjadi bekal softskill mereka", ucap Sentot yang juga menjadi sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Magelang Selatan.(mgl/fur)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kader IPM SMA Muhammadiyah 2 Kota Magelang Turun Kejalan Dalam Aksi Peduli Bencana"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel