Feat

Mutual Coffe Break : SMP Mutual Siap Memberikan Layanan Paripurna Pendidikan

Foto : Para wali kelas sedang mengikuti kegiatan Mutual Coffe Break, Sabtu (12/01).

SURYAWARTA.COM-Magelang SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang merupakan sebuah sekolah yang dirintis menjadi sekolah unggulan. Tidak heran jika SMP Mutual selalu memberikan terobosan dalam mencapai tujuan tersebut. Salah satu terobosan baru yang digagas oleh SMP Mutual dalam meningkatkan kwalitas pendidikan dan layanan untuk menuju pelayanan paripurna adalah program Mutual Coffe Break. Sabtu (12/01/20), adalah kegiatan perdana dengan menghadirkan pembicara yang nanti bisa berdiskusi secara langsung.

Mutual Coffe Break merupakan sebuah wadah para wali kelas dalam mengevaluasi perjalanan pendidikan para siawa sehingga isinya adalah evaluasi, diskusi, dan mencari solusi. Program ini adalah bagian dari implementasi program koordinator penjamin mutu internal sekolah agar kwalitas pendidikan di SMP Mutual tetap terkontrol dan esensi pendidikan itu tercapai.

Nurul Fadhilah, S. Pd selaku koordinator penjamin mutu internal sekolah menjelaskan bahwa program ini diharapkan mampu menjawab masalah-masalah yang ada diwali kelas. Dengan sharing seperti ini tentu tak ada masalah yang tersumbat dan miss komunikasi.
Foto : Umi (salah satu wali kelas) bertanya kepada pemateri

"Program Mutual Coffe Break ini dilaksanakan setiap Sabtu dan setiap sebulan sekali kami menghadirkan pembicara yang memang dibidangnya seperti psikolog dalam memecahkan masalah-masah konseling remaja", ucapnya.

Nurul menambahkan bahwa dalam kesempatan ini menghadirkan Dr. Riana Mashar, M.SI untuk mencoba berdiskusi tentang temuan-temuan wali kelas dalam hal pendampingan siswa.

Wasi'un, M. PdI selaku kepala sekolah juga meminta kepada para guru dan khususnya wali kelas dapat lebih aktif serta responsif dalam menyikapi hal-hal yang berkaitan dengan masalah siswa. 

"Kita tidak mungkin berjalan sendiri, kebersamaan dalam mengantarkan yang terbaik kepada siswa siswi harus totalitas. Kalaupun kita sudah berusaha maksimal namun masih ada yang belum sesuai dengan harapan kita, maka itu sudah lain cerita. Tugas kita adalah mengikhtiarkan secara maksimal", pintanya dihadapan para guru dan wali kelas.

Dr. Riana Mashar, M. Si selaku pemateri dalam acara ini lebih banyak menggunakan pola sharing. Para guru diminta untuk mencoba menginventarisir masalah yang terjadi dimasing-masing wali kelas dan mendiskusikannya.

"Berilah nasehat kepada anak dengan cara yang baik. Jangan pernah buat mereka malu secara umum. Termasuk orang tua, mereka tidak ingin anaknya terlihat buruk didepan orang banyak. Sehingga jangan sampai men-share sebuah punishment anak digrup media sosial. Mereka ingin diperlakukan dengan cara yang terhormat", ucapnya diakhir kegiatan.(mgl/fur)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mutual Coffe Break : SMP Mutual Siap Memberikan Layanan Paripurna Pendidikan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel