Feat

Mutual Coffe Break : Guru Harus Punya Kompetensi Parental Skill

Foto : Intan Hapsari, salah satu Walikelas VII saat ditanya oleh Dr. Riana Mashar, M. SI tentang perkembangan anak dalam acara Mutual Coffe Break.
SURYAWARTA.COM-Magelang Usia remaja adalah masa dimana anak mulai ingin mengambil keputusan dengan caranya sendiri. Tidak mau dikekang, sulit diatur, dan tentu berani mengambil resiko. Terlebih diusia SMP, maka peran guru bukan hanya sebagai pendidik yang mampu mengantarkan sukses dalam prestasi akademis namun juga harus mampu menjadi teman untuk berbagi cerita dan problematika remaja. Disinilah, kompetensi parental skill harus dimiliki oleh seorang pendidik. Demikian kata Dr. Riana Mashar, M.SI dalam mengisi kegiatan Mutual Coffe Break di SMP Mutual, Jum'at (27/02).

Mutual Coffe Break merupakan salah satu program bulanan SMP Mutual dalam memberikan kesempatan kepada para wali kelas untuk sharing bersama dalam mengelola problematika anak sehingga diharapkan mampu memecahkan masalah yang ada dikalangan siswa. Hal ini merupakan langkah SMP Mutual dalam komitmennya untuk meningkatkan kwalitas pendidikan sebagai sekolah yang mempunyai visi mewujudkan generasi masa depan yang Islami Unggul dan Berkemajuan. 
Foto : Praktik Reframing yang diberikan oleh pembicara dalam kegiatan Mutual Coffe Break

"Guru harus mampu memberikan refreming pada siawa yang mempunyai potensi negatif. Jangan sampai kita salah mengambil langkah dalam mendidik para siswa sehingga menjadikan sebuah masalah kembali", kata Riana yang juga menjadi salah satu dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta saat mengisi acara tersebut. 

Dalam kesempatan ini, para guru dengan khusu' mengikuti serangkaian materi yang disampaikan dan juga aktif dengan tanya jawab.

Wasiun, M. PdI selaku kepala sekolah berharap, dengan adanya kegiatan ini para wali kelas dan juga guru dapat belajar bagaimana dalam mengantarkan para siswa untuk menuju pendidikan yang pari purna. 

"Semoga dengan menghadirkan Dr. Riana Mashar, M. SI yang memang psikolog dan akademisi yang konsen di bidang konseling ini dapat tercerahkan dalam mengelola masalah-masalah dikalangan remaja. Tentunya menjadi bekal dalam memberikan konseling siswa. Karena tugas konseling bukan hanya guru BK saja", tandasnya. 

Nurul Fadhilah, S. Pd selaku koordinator Penjamin Mutu Internal SMP Mutual mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salahbsatu program sekolah dalam menjaga mutu pendidikan di SMP Mutual. Menurutnya, dengan sadar tentang potensi negatif siswa, kita bisa menyiapkan solusi dalam membingkai masalah dengan bijak.(mgl/fur)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mutual Coffe Break : Guru Harus Punya Kompetensi Parental Skill"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel