Skip to main content

Mahasiswa UMMagelang Adakan PPMT di Kampung Pemulung

Foto : Mahasiswa UMMagelang tim PPMT saat mengajar TPA di Kampung Pemulung
SURYAWARTA.COM-Magelang Selama tiga bulan, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) Fakultas Agama Islam Prodi Hukum Ekonomi Syariah mengadakan kegiatan sosial dalam rangka Program Pengabdian Masyarakat Terpadu (PPMT) di daerah Kiringan Baru Kel. Tidar Utara Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang.

Kegiatan ini merupakan program pengabdian yang dilaksanakan oleh dosen dan bekerjasama dengan mahasiswa. Tim yang terbentuk kali ini diketuai oleh Eko Kurniasih Pratiwi selaku dosen Fak. Agama Islam dan lima mahasiswa yaitu Nur Chotimah, Himma, Rice, Agnes Agustina, dan Pambudi Utoro.

Kampung ini dipilih atas assessment kelayakan dimana mata pencaharian masyarakat hampir semua pemulung, sehingga disebut sebagai kampung pemulung. Tingkat pendidikan yang kurang dan kesadaran beragama yang cukup rendah sehingga membuat tim tertarik untuk melakukan pengabdian ditempat tersebut.

"Kita memberikan pendampingan keagamaan dan beberapa pelatihan yang dirasa dapat memberikan produktifitas masyarakat", kata Eko Kurniasih Pratiwi selaku ketua tim.

Perempuan yang akrab disapa Tiwi ini juga mengatakan bahwa para mahasiswa membuat pojok baca, menghidupkan Taman Pendidikan Al Quran (TPA), dan bimbingan belajar. Menurutnya, hal itu menjadi kurang perhatian karena orang tua mereka rata-rata berpendidikan rendah.

"Selain menggarap anak-anak, kita juga memberikan kajian pendampingan spiritual kepada orang tua setiap seminggu sekali", ujar perempuan yang juga menjadi Ketua Nasyiatul Aisyiyah Kota Magelang.

Selain pendampingan keagamaan, PPMT juga memberikan pendampingan ekonomi seperti kegiatan pelatihan mendaurulang sampah plastik dan budidaya lele. 
Foto : Mahasiswa UMMagelang PPMT memberikan bimbel
"Kegiatan ini sedianya belum selesai. Namun, karena pandemi Covid-19 sehingga tertunda", ucap Tiwi kepada redaksi suryawarta.com, (20/04/20).

Lebih lanjut, Tiwi berharap program ini dapat menambah pengalaman para mahasiswa serta mengasah kepeduliaan para mahasiswa sehingga lulus nanti punya pengalaman dan rasa sosial yang tinggi. 

"Program ini akan kami lakukan secara berkelanjutan yang nanti bekerjasama dengan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Magelang", pungkasnya.

Kontributor : Fury Fariansyah

Comments

Popular posts from this blog

Haedar Nashir Berikan Sambutan Saat Pemakaman Gus Solah.

SURYAWARTA.COM-Jombang Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (3/2) memberikan sambutan sekaligus melepas jenazah KH Sholahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah bertempat di Ponpes Tebuireng Jombang.
Hadir bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang.
Dikutib dari muhammadiyah.or.id, Haedar mengatakan bahwa sosok Gus Sholah merupakan tokoh  yang rendah hati, bergaul luas dengan banyak kalangan, moderat, memiliki komitmen keislaman yang kuat, dan visi kebangsaan yang luas.
"Gus Sholah sangat konsens pada demokrasi dan hak asasi manusia dengan konsisten," tutur Haedar.
Haedar juga menceritakan, sebelum Gus Sholah terbaring sakit, beliau masih berkomunikasi tentang rencana pemutaran Film Dua Tokoh Kyai Dahlan dan Kyai Hasyim Asyari, yang rencananya akan mengundang Presiden R…

Hijaukan Sekolah, SMP Mutual Adakan Program OPOF

SURYAWARTA.COM-Magelang Salah satu program SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang adalah menjadikan sekolah yang peduli dengan lingkungan atau yang dikenal dengan istilah Adiwiyata. Hal ini dibuktikan dalam misi sekolah dengan dikuatkan prestasi penghargaan tingkat kota Magelang oleh Walikota sebagai sekolah Adiwiyata yang berturut-turut pada tahun 2018-2019.

Dalam berkesinambungan, SMP Mutual terus mencoba untuk mengedukasi kepada seluruh keluarga besar SMP Mutual untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari bank sampah, program pemilahan sampah, hingga yang terbaru ini adalah program one people one flower (OPOF). 
Kamis (2/1/20), hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang jeda semester genap 2019/2020. Ada hal yang berbeda, para siswa tidak seperti biasanya saat berangkat sekolah. Mereka satu-persatu menjinjing tanaman bunga yang akan diletakkan didepan kelas mereka masing-masing.  "Hari ini anak-anak masuk pertama setelah liburan. Pihak sekolah meminta un…

Jeda Semester, MIM DUPAN Adakan Market Day

SURYAWARTA.COM-Magelang Selasa (10/3), MI Muhammadiyah Terpadu Harapan (MIM Dupan) Kota Magelang nampak berbeda seperti biasanya. Halaman yang biasanya kosong, kali ini penuh dengan stand makanan dan wajah yang mirip seperti koki. Hal ini dikarenakan ada acara "Market Day" yang dikemas oleh sekolah dalam mengisi jeda semester.
Dalam kegiatan ini, selain mengemas dengan market day, MIM Dupan juga membuka sembako murah yang dapat dibeli oleh wali murid maupun warga sekitar sehingga ada interaksi yang baik antara pihak madrasah dan lingkungan sekitar. Nina Agustien, S. Pd sebagai kepala madrasah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja diadakan untuk mengisi jeda semester dan memberi stimulus kreativitas serta jiwa interprenurship pada anak.
"Alhamdulillah, keterlibatan siswa dan wali murid nampak bahagia. Ini adalah salah satu cara kita merekatkan komunikasi lembaga dengan orang tua. Setidaknya, dengan semikian ada komunikasi intensif yang dibangun dalam membawa pendid…