Feat

Soal RUU HIP, Ini Pernyataan Sikap Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang

Foto : Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang (membawa surat pernyataan sikap) didampingi jajaran pleno saat konferensi pers pernyataan sikap tentang RUU HIP
SURYAWARTA.COM-Magelang Akhir-akhir dekade ini, publik ramai memperbincangkan soal Rancangan Undang-Undang Haluan Idiologi Pancasila (RUU HIP) yang dirancang oleh Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI). Pro Kontra pun menui protes dari berbagai ormas Islam. Hal ini disampaikan oleh Wasi'un selaku Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Magelang dalam pers rilis pernyataan sikap, selasa (07/07/20).

Dalam pers rilisnya, Wasiun menyampaikan pernyataan sikap PDPM Kota Magelang sebagai organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah ; Pertama, mendukung sepenuhnya dan akan mengawal Pernyataan Pers Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 09/PER/I.0/I/2020 tentang Rancangan Undang-undang Haluan 
Ideologi Pancasila. Kedua, tetap mengakui Pancasila sebagai Dasar Negara dan sumber dari segala sumber Hukum di Republik Indonesia dengan berdasar pada rumusan final Pancasila 18 Agustus 1945, serta menolak segala upaya penafsiran ulang Pancasila oleh siapapun, Ketiga, menolak RUU HIP dan meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (Prolegnas) selamanya. Keempat, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu menjaga keutuhan nilai fundamental Pancasila yang sudah final, serta mengawal kokohnya ideologi Pancasila di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kelima, mendukung pernyataan sikap seluruh organisasi Islam maupun Nasionalis dalam upaya menolak RUU HIP diwilayah Magelang Raya, akan tetapi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang tidak turut aksi turun kejalan pada tanggal 8 Juli 2020 karena merujuk keputusan PP Muhammadiyah dengan pendekatan akademis dan persuasive.

Wasi'un menambahkan bahwa keputusan ini diambil untuk menegaskan kepada publik tentang sikap PDPM Kota Magelang sebagai ormas kepemudaan. 

"Soal berita aksi yang dilaksanakan rabu, (08/20/20) tentang ganyang komunis, kader Pemuda Muhammadiya dan Kokam tidak ikut. Hanya, soal menjaga NKRI dari kebangkitan komunis itu pasti mendukung", terangnya kepada redaksi suryawarta.com

Dalam konferensi pers tersebut hadir jajaran pleno PDPM Kota Magelang ssbanyak 7 pengurus yang terdiri Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.

Kontributor : Fury Fariansyah


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Soal RUU HIP, Ini Pernyataan Sikap Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel